Mata Kuliah Kecerdasan Buatan memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang teori, implementasi dan bagaimana mendesain suatu problem di rekayasa ke elektroan dengan menggunakan algoritma dan teknik kecerdasan buatan. Sejarah perkembangan kecerdasan buatan dan implementasinya di dunia industry dijelaskan untuk memberikan gambaran apa saja yang dapat dilakukan dengan  menggunakan kecerdasan buatan. Beberapa teknik kecerdasan dijabarkan pada perkuliahan ini diantaranya JST, logika fuzzy, SVM, deep learning dan beberapa teknik optimalisasi dengan implementasinya. Dengan semakin  berkembangnya teknologi kecerdasan buatan ini perlu kenalkan ke peserta didik bagaimana rekayasa ini digunakan untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari seperti untuk peramalan, pengelompokan dan pengambilan keputusan. Dengan memperhatikan penggunaan dan pemilihan teknik kecerdasan buatan yang sesuai maka penyelesaian permasalahan keteknikelektroan akan dapat segera teratasi dalam tempo yang singkat dan akurasi yang tinggi. 

Pada mata kuliah ini, mahasiswa mempelajari tentang karakterisasi sistem dan sinyal waktu diskrit dengan menggunakan Transformasi Z, transformasi Fourier waktu diskrit dan transformasi Fourier diskrit. Para siswa juga belajar implementasi transformasi Fourier diskrit berupa algoritma transformasi Fourier cepat dan merancang filter FIR dan IIR digital.

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memiliki prinsip yang cukup untuk merancang, menganalisis, dan mengkonfigurasi sistem jaringan data untuk mengembangkan pengetahuan di bidang ini secara mandiri.

Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan memiliki prinsip yang cukup untuk merancang, menganalisis, dan mengkonfigurasi sistem jaringan data untuk mengembangkan pengetahuan di bidang ini secara mandiri.


Membahas Tentang Hakikat Manusia dan Agama

Saluran Transmisi pada sistem tenaga listrik merupakan media yang digunakan untuk mentransmisikan energi listrik dari pusat tenaga listrik hingga ke sistem distribusi. Pada sistem transmisi, energi listrik yang disalurkan berjarak cukup jauh, Itu mengapa tegangan yang ditransmisikan dinaikkan ke tegangan ekstra tinggi 500 kV atau tegangan tinggi 150 kV untuk mengurangi rugi-rugi daya pada saat energi tersebut dihantarkan.